Jalan Pikiran
WhatsApp Facebook X
Home / Mahasiswa Hukum Universitas Prima Nusantara Bukittinggi Sukses Selenggarakan Seminar Internasional

Mahasiswa Hukum Universitas Prima Nusantara Bukittinggi Sukses Selenggarakan Seminar Internasional

09 Mei 2026
Avivah
0 Komentar

Universitas Prima Nusantara Bukittinggi kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya akademik bertaraf internasional. Melalui mahasiswa Program Studi Hukum Fakultas Sains, Sosial dan Pendidikan, kampus tersebut sukses menyelenggarakan seminar internasional bertajuk “Perang Iran vs Israel dalam Perspektif Hukum dan Geopolitik serta Dampaknya bagi Indonesia” yang berlangsung pada Kamis, 30 April 2026 di Aula Universitas Prima Nusantara Bukittinggi.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga jam tersebut menghadirkan akademisi internasional asal Malaysia, Assoc. Prof. Dr. Suyatno Ladiqi, Ph.D., sebagai pemateri utama. Kehadiran beliau menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta seminar yang datang dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Barat maupun peserta dari luar negeri.

Sejak pagi hari, aula kampus telah dipenuhi oleh puluhan peserta yang terdiri dari mahasiswa hukum UPNB, mahasiswa dari Unisza Malaysia, serta perwakilan kampus lain seperti Universitas Terbuka Padang, Universitas Andalas, dan Universitas Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Secara keseluruhan, seminar internasional tersebut diikuti oleh sekitar 100 peserta.

Acara seminar dipandu oleh moderator Egip Satria Eka Putra yang membawakan jalannya diskusi secara aktif dan komunikatif. Suasana seminar berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan kritis dari peserta mengenai konflik Iran dan Israel yang hingga kini menjadi perhatian dunia internasional.

Dalam pemaparannya, Assoc. Prof. Dr. Suyatno Ladiqi, Ph.D. menjelaskan bahwa eskalasi konflik Iran dan Israel tidak hanya berdampak pada kawasan Timur Tengah, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas global. Ia menyoroti berbagai aspek hukum internasional, geopolitik, hingga pengaruh konflik terhadap hubungan diplomatik dan kondisi ekonomi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Menurutnya, konflik berkepanjangan antara kedua negara berpotensi menimbulkan ketidakstabilan politik dunia, peningkatan krisis kemanusiaan, serta gangguan terhadap sektor perdagangan dan energi internasional. Dari perspektif hukum internasional, perang juga dinilai menimbulkan berbagai persoalan terkait perlindungan hak asasi manusia dan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip perdamaian dunia.

Seminar internasional tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus dan civitas akademika UPNB. Hadir secara langsung di antaranya pimpinan yayasan, Dekan Fakultas Sains, Sosial dan Pendidikan yakni Dr. Junios, S.Si., M. Si, serta sejumlah dosen dari berbagai program studi seperti Psikologi, Teknologi Pangan, PG PAUD, dan dosen-dosen muda Program Studi Hukum.

Kegiatan ini  salah satunya diinisiasi dan diselenggarakan oleh mahasiswa-mahasiswa hukum yang tergabung dalam KODEPENAL (Komunitas Debat Hukum dan Kepenulisan), salah satu organisasi mahasiswa di lingkungan Program Studi Hukum UPNB dengan disupport oleh Fakultas Sains, Sosial dan Pendidikan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai isu global, tetapi juga mengasah kemampuan organisasi, komunikasi publik, kerja sama tim, hingga kemampuan berpikir kritis dalam melihat persoalan internasional dari sudut pandang akademik.

Seminar internasional ini menjadi bukti bahwa mahasiswa daerah juga mampu menghadirkan forum ilmiah berkualitas yang membahas isu-isu global dan relevan dengan perkembangan dunia saat ini. Tidak hanya menjadi ruang diskusi akademik, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya perdamaian dunia.

Belum ada diskusi. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Bagikan pendapat Anda tentang artikel ini