Jalan Pikiran
WhatsApp Facebook X
Home / Bersinar di Malaysia, Assoc. Prof. Dr. Suyatno Ladiqi Raih Dua Penghargaan dari UniSZA

Bersinar di Malaysia, Assoc. Prof. Dr. Suyatno Ladiqi Raih Dua Penghargaan dari UniSZA

05 Oktober 2026
Admin jalanpikiran.com
0 Komentar

Jalan Pikiran.com, Kuala Nerus – Assoc. Prof. Dr. Suyatno Ladiqi meraih dua penghargaan bergengsi dari Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA). Assoc. Prof. Dr. Suyatno Ladiqi  adalah . Dosen Faculty of Law & International Relations, Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia, beliau mendapatkan Dua penghargaan sekaligus yaitu pada kategori Penerbitan Artikel Berindeks dan Penghargaan Dalam Bab Buku. Dua penghargaan tersebut diberikan oleh Naib Canselor UniSZA, Prof. Dr. Fadzli Bin Adam.

 

Penghargaan membanggakan ini diraih atas pengabdian belasan tahun Prof. Suyatno sebagai akademisi dan pendidik di Negeri Jiran Malaysia dan khususnya di UniSZA. Dan secara sepsifik penghargaan ini di persembahkan atas dedikasi dan inovasi beliau dalam memajukan Pendidikan di Kampus UniSZA.

Assoc. Prof. Dr. Suyatno Ladiqi, M.A., Ph.D. adalah seorang akademisi, peneliti, dan pakar Hubungan Internasional serta Ilmu Politik asal Indonesia yang meniti karier cemerlang di Malaysia. Saat ini, beliau menjabat sebagai Associate Professor (Profesor Madya) di Faculty of Law and International Relations (FUHA), Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Terengganu, Malaysia. Beliau juga pernah dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Dekan (Timbalan Dekan) Bidang Kemahasiswaan dan Alumni di fakultas tersebut.

Assoc. Prof. Dr. Suyatno Ladiqi adalah diaspora kelahiran asli Surabaya, Indonesia. Beliau dikenal sangat aktif dalam membangun jembatan akademik antara Malaysia dan Indonesia. Dr. Suyatno sering kali diundang sebagai Visiting Lecturer atau pembicara tamu di berbagai universitas besar di Indonesia. Pada September 2026, beliau mengadakan rangkaian program Visiting Lecturer di tujuh perguruan tinggi Indonesia—seperti Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Jember (UNEJ), dan Universitas Trunojoyo Madura (UTM)—membahas isu-isu krusial seperti dinamika diplomasi global, hukum internasional, kawasan perbatasan, hingga dampak soft power geopolitik di ASEAN. (Egip Saep)

Belum ada diskusi. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Bagikan pendapat Anda tentang artikel ini