Tranding

Kegilaan yang Menyelamatkan Bangsa

(Penulis: Sri Radjasa, Pemerhati Intelijen) Setiap bangsa yang sedang sakit selalu membutuhkan obat di luar kebiasaan. Dalam situasi ketika hukum tak lagi berpihak pada keadilan, ketika korupsi menjadi budaya, dan ketika elit bersekongkol menindas kepentingan publik, maka bangsa itu tak lagi bisa diselamatkan dengan langkah-langkah yang normal. Ia memerlukan pemimpin yang berani menempuh jalan yang…

Share :
Read More

Kamu Alami Penipuan Online? Lakukan Hal ini!

(Oleh: Putra Arisandi, Mahasiswa Prodi Hukum UPN Bukittinggi) Kamu pernah alami penipuan secara online? misal beli barang di market place tetapi yang sampai ke tangan kamu tidak sesuai ekspektasi? Fiks kamu jadi korban penipuan online. Kamu ingin tempuh jalur hukum tapi bingung caranya gimana? Simak uraian berikit ini langkah-langkah yang bisa kamu lakukan. Berikit tata…

Share :
Read More

Ketika Hendri Septa, Wali Kota Padang Menikmati “Kesendiriannya”

Ketika Hendri Septa, Wali Kota Padang Menikmati “Kesendiriannya” (Egip Satria Eka Putra, Mahasiswa Magister Ilmu Hukum Unand) Polemik kekosongan posisi wakil wali kota Padang masih terus berlanjut. Pasalnya hingga detik ini nasib kursi waki wali kota Padang yang kosong semenjak April 2021 lalu belum menemui titik terang. Seperti diketahui, Kekosongan kursi wakil wali kota Padang…

Share :
Read More

Mendorong Kemandirian Fiskal Daerah Untuk Pembangunan Yang Berkelanjutan

(Oleh: Hilda Elsa Sari, Mahasiswi Prodi Hukum UPN Bukittinggi) Otonomi daerah seharusnya memberi ruang bagi setiap wilayah untuk mandiri mengembangkan potensi lokal. Namun kenyataannya hasil otonomi di Sumbar belum optimal. Gubernur Mahyeldi bahkan mengakui bahwa 27 tahun pasca otonomi daerah “belum berjalan sesuai esensinya” dan dampaknya belum tampak nyata bagi banyak daerah di Sumatera Barat….

Share :
Read More

Kekerasan Berbasis Gender: Saat Ruang Privat Menjadi Ruang Trauma

(Oleh: Matt Al Amin Kraying, Mahasiswa Fakultas Bahasa Seni Dan Budaya, UNY) Kota Yogyakarta selama ini dikenal dengan sebutan “Kota Pendidikan” dan “Kota Budaya” yang menjunjung tinggi kesatuan serta nilai – nilai luhur. Kota ini menjadi tujuan banyak orang untuk menuntut ilmu, bekerja, dan menikmati keindahan tradisi yang masih terjaga dengan baik. Kasus terkini kekerasan…

Share :
Read More

Inilah Caraku menjaga Izzah Islam!

(Oleh: Tgk. Fajar. M) Setiap kaum muslimin tentu memiliki cara tersendiri dalam menjaga iffah dan Izzah kaum muslimin, begitupun kami. Terserah apapun perkataan kalian apakah kalian ingin mengacap kami manhaj haroki, manhaj salaf, manhaj Asy’ari, atau bahkan sematan khawarij pun sampai kalian sematkan!! Terserah kalian!!! Bagi kami kemenangan kaum muslimin adalah harga mati dan tidak…

Share :
Read More

Bawas MA Melawan Mafia Bank: Pertaruhan Kepercayaan Publik

(Oleh: Sri Radjasa, M.BA, Pemerhati Intelijen) Dunia perbankan berdiri di atas dua fondasi utama yang tak dapat ditawar yakni kehati-hatian dan kepercayaan. Dua nilai ini adalah darah dan nadi sistem keuangan modern. Sekali saja keduanya tercemar, bukan hanya satu lembaga yang goyah, melainkan seluruh bangunan keuangan nasional ikut berguncang. Kasus dugaan penggelapan aset nasabah oleh…

Share :
Read More

Sesuai Instruksi Presiden, Kejagung Didesak Sikat Direksi BUMN Nakal

JAKARTA – Pemerhati intelijen Sri Radjasa, M.BA menegaskan bahwa perintah Presiden Prabowo Subianto kepada Kejaksaan Agung untuk segera menindak direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diduga menyalahgunakan kewenangan harus menjadi momentum pembersihan menyeluruh dalam tubuh perusahaan negara. Ia menyebut, instruksi tersebut lahir bukan hanya dari evaluasi kinerja, tetapi dari kemarahan presiden atas gaya hidup…

Share :
Read More

Proyek Pengerukan Rp469 Juta di Lhok Pawoh Kembali Gagal, LSM KOMPAK Sebut Ada Indikasi Pelanggaran Hukum

Jalan Pikira.com, Blang Pidie – Pengerukan muara dan kolam labuh Pelabuhan Perikanan (PPI) Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), kembali menuai sorotan tajam. Proyek yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun Anggaran 2025 senilai Rp469 juta itu dinilai belum mencapai tujuan sebagaimana direncanakan. Hingga kini, muara masih dangkal, kapal nelayan…

Share :
Read More